Supported By :
Kamis, 23 Februari 2012 |
Seni-Budaya1 Komentar  |  278 Pembaca

DKJT TERBITKAN BUKU PENYAIR JATENG
Ditulis Oleh :Aries, Pada Tanggal : 21 - 10 - 2011 | 10:15:17

Dewan Kesenian Jawa Tengah (DKJT) telah menerbitkan dua buku berjudul Puisi-puisi Penyair Jawa Tengah dan Direktori Perupa Jawa Tengah. Buku-buku tersebut akan diluncurkan saat Pembukaan Musyawarah Daerah V DKJT di Hotel Prima Resort Baturaden Purwokerto, Sabtu 22 Oktober 2011.

Sekretaris DKJT Gunoto Saparie mengatakan, buku pertama memuat puisi-puisi 96 penyair Jateng. Sedang buku kedua memuat biodata 294 perupa Jateng. "Paling tidak 15 tahun terakhir, tidak ada buku yang menunjukkan informasi tentang puisi-puisi para penyair Jateng.

DKJT memang pernah menerbitkan buku serupa, pada pertengahan 1990-an, namun kurang representatif. Sedang buku yang memuat biodata para perupa Jateng sampai saat ini bahkan belum pernah ada," ujar penyair ini.

Menurut Gunoto, puisi-puisi dalam antologi itu melalui seleksi oleh tim penyunting yang terdiri Mukti Sutarman Espe, Triyanto Triwikromo, dan Badruddin Emce. Sementara penyuntingan buku direktori perupa oleh Sri Boentoro. "Karena itu tidak semua penyair dan perupa Jateng masuk ke dalam dua buku tersebut. Namun kami masih memberi kesempatan mereka untuk penerbitan edisi berikutnya," tambahnya.

Gunoto berpendapat, penerbitan buku seperti ini sangat penting sebagai upaya pendokumentasian karya seni dan biodata seniman itu sendiri. "Harus diakui, para seniman kita lemah dalam dokumentasi, padahal ini sangat perlu ketika orang berbicara tentang sejarah kesenian di Jateng," katanya. (Aries).

                    ----------------------------------------------

RUSTONO SANTAI

Disebut-sebut sebagai calon kuat Ketua Umum Dewan Kesenian Jawa Tengah (DKJT) 2008-2011, Prof Dr Rustono terkesan santai. Ia tidak kelihatan menggebu-gebu dan terlalu bernafsu untuk meraih jabatan Ketua Umum DKJT. Pembawaannya yang tenang justru meningkatkan dukungan terhadapnya.

"Sebagian besar pemilik hak suara dalam Musda V DKJT di Baturaden 22-23 Oktober mendukung dia. Ketenangan Rustono menggemaskan sekaligus mengagumkan," kata Sekretaris DKJT Gunoto Saparie, kepada Obyektif Cyber Magazine, dua hari menjelang musda di Semarang, Jawa Tengah.

Gunoto yang mengaku, terus terang dia mendukung Rustono. Ditambahkan, DKJT justru membutuhkan figur seperti Rustono agar kesenian dan kebudayaan di Jateng bisa berkembang lebih baik. Pikiran-pikiran Rustono yang luas dan wawasannya yang bagus tentang kesenian dan kebudayaan patut menjadi pertimbangan.

“Selain itu, ia sangat menguasai manajemen, terbukti keberhasilan memimpin Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang selama dua periode. DKJT sangat membutuhkan organisator kesenian seperti dia," kata Gunoto.

Bursa calon Ketua Umum DKJT sempat diramaikan oleh nama-nama seperti Triyanto Triwikromo SPd MHum, Gunoto Saparie, Marco Marnadi SH, dan Dr Agus Maladi Irianto. Gunoto sendiri menyatakan tidak akan mencalonkan diri meskipun didorong oleh sejumlah seniman. Sedangkan Dr Bambang Sadono, Ketua Umum DKJT sekarang, justru tidak mencalonkan lagi meskipun dukungan terhadapnya masih sangat kuat. "Saya ingin istirahat," ujarnya.

Musda V DKJT selain diikuti oleh pengurus harian DKJT, juga oleh komite-komite dan para ketua dewan kesenian kabupaten/kota. Selain memilih ketua umum baru, musda juga untuk menetapkan program kerja tiga tahun mendatang dan anggaran dasar serta anggaran rumah tangga organisasi. (Aries).

                                       -------------------------------------------------------

 


 

 


KOMENTAR

1 Komentar

Sudiro DSA
Tanggal 12 - 11 - 2011
Selamat atas terbitnya dua buku oleh Dewan Kesenian Jawa Tengah. Masyarakat umum bisa mendapatkan di mana ya?

Silahkan isi form dibawah ini untuk mengirim komentar Anda

Nama :


Email :


Isi Pesan :

Komentar maksimal 350 karakter