ALFAMART TRAKTIR NONTON 500 ANAK YATIM Ditulis Oleh :, Pada Tanggal : 21 - 12 - 2011 | 12:27:26
 BERITA TERKAIT “Wah, filmnya bagus ya. Kapan Alfamart bisa ngajak nonton gratis lagi?” begitu kata Rusmianto salah seorang anak yatim di kota Solo, Jawa Tengah, kepada sesama temannya yang siang itu ikut nonton gratis pemutaran film “Garuda di Dadaku 2”, yang diprakarsai Alfamart.
Corp. Communications Regional Alfamart Jateng dan DIY, Budi Santoso, kepada wartawan Obyektif Cyber Magazine Biro Solo, Fitri Agustina, sehabis acara mengatakan, program nonton bareng berlangsung serentak di berbagai kota besar di Indonesia.
“Jadi tidak hanya di Solo saja. Di Jateng sendiri, selain Solo, juga di Semarang,” tambahnya. Program Alfamart untuk menghibur anak-anak Yatim itu, khususnya di Jateng memang disambut baik masyarakat. Di era serba sulit seperti sekarang ini, adanya perhatian pada anak-anak yatim, yang memang haus hiburan, sungguh wajib dipuji. Kepedulian para pengusaha dengan cara seperti itu, sangatlah mulia.
Sementara itu, Choirullah, Senior Corporate Communication Manager Alfamart, dalam siaran persnya di Jakarta, belum lama ini mengatakan, kegiatan nonton bareng dengan anak yatim juga dilakukan pada "Garuda di Dadaku" yang pertama. Khusus yang kedua, kali ini Alfamart mengajak sekitar 500 anak yatim di 12 kota menonton film "Garuda di Dadaku 2". Harapannya dapat menjadi inspirasi bagi mereka dalam menggapai cita-cita dan meningkatkan apresiasi pada film nasional.
"Saat dua tahun yang lalu, kami berhasil mengajak hingga 700 anak yatim. Kali ini kami mengajak 500 anak, semoga nanti juga bisa lebih lagi," kata Choirullah. Keduabelas kota yang dijadikan tempat nonton bareng film "Garuda di Dadaku 2" adalah Palembang, Lampung, Jakarta, Bekasi, Bandung, Cirebon, Semarang, Solo, Surabaya, Malang, Bekasi dan Makassar.
Menurut dia, jalan cerita film itu sangat bagus dan bisa dijadikan inspirasi bagi anak-anak untuk menggapai cita-cita, mempererat persahabatan dan kepedulian sosial, katanya. Disamping itu Alfamart juga memiliki program CSR terkait dengan dunia seni, kata Choirullah, yakni “Alfamart Vaganza” yang peduli dengan kemajuan perfilman nasional walaupun masih dalam batas nonton bareng.
Sebagai perusahaan ritel, pihaknya kerap terlibat dalam promosi film bergenre pendidikan dan inspiratif. Alfamart juga mengajak para pelanggan setianya yang tergabung dalam anggota pengguna Kartu AKU BNI, Kartu AKU dan A Flazz BCA untuk nonton bareng sekuel kedua film yang skenarionya ditulis oleh Salman Aristo tersebut.
Acara nonton bareng di 12 kota di seluruh Indonesia tersebut, didukung oleh Bank Negara Indonesia (BNI) serta Walls. Film "Garuda di Dadaku" disutradarai Ifa Isfansyah yang mengisahkan seorang anak bernama Bayu (Emir Mahira) yang bercita-cita menjadi pesepakbola namun mendapat tentangan dari sang kakek.
Kini sekuel keduanya disutradarai oleh Rudy Soedjarwo. Di film "Garuda di Dadaku 2" ini, Bayu tak lagi berhadapan dengan kakeknya sendiri, namun lebih kepada persoalan-persoalan pencarian jati diri dan percintaan serta persoalan lain yang menghadang mimpinya menjadi pesepakbola kampiun. Dengan adanya hiburan seperti itu, anak-anak yatim memang tampak gembira dan bahagia. Sejenak bisa melupakan segalanya. (Fitri Agustina).
--------------------------------------------
|